Teknik Mengasuransikan Taruhan Mix Parlay

No comment 164 views

Berhubung musim liga sudah semakin dekat di mana akan ada banyak laga-laga yang ditawarkan dalam taruhan mix parlay, kami rasa Anda perlu mengetahui teknik meraih untung yang satu ini. Sudah pasti ada hubungannya dengan mix parlay. Apa sih yang dimaksud dengan asuransi mix parlay? Bagaimana teori ini bisa dipraktekkan? Apa saja faktor pertimbangannya serta apa yang ingin kita capai? Kami akan menjelaskannya di bawah ini.

IOCBET – Agen Bola Terpercaya, Bandar Judi Casino Online Terbaik

Sekarang Anda bisa membandingkan blog bola yang sarat ilmu pengetahuan dengan blog bola yang dibuat seadanya alias abal-abal. Ketahuan bahwa penulis atau adminnya tidak mengenal dunia taruhan bola dengan baik dan lengkap. Bagaimana kita bisa mempercayai prediksi atau saran dari blog bola abal-abal tersebut untuk bermain di bandar bola A atau bergabung di agen bola B? Jangan pernah mau membuang waktu dan pulsa sia-sia membaca situs bola kacangan. Kita butuh ilmu, bukan cuma prediksi. Apalagi prediksi yang isinya cuma menyebut nama tim, nama pemain, head to head, dsb. Membosankan! Apa tidak ada ilmu lainnya yang bisa dibagikan?

Asuransi Taruhan Mix Parlay

Kami tidak akan mengulangi arti taruhan mix parlay sebab sudah pernah kami jelaskan. Silakan melihat menunya di sebelah kanan website ini bagi yang belum paham. Ada banyak istilah tentang betting dan salah satunya adalah mix parlay.

Asuransi berbicara jaminan atau tindakan pencegahan dari hal-hal terburuk yang pernah ada di kemudian hari. Dengan kata lain, asuransi mix parlay adalah semacam teknik betting agar kita tetap mendapatkan hasil meskipun skor akhir sedemikian buruk. Atas kita dapat, bawah juga kita dapat. Atas kena bawah juga kena. Posisi sudah kita kunci. Mau kan?

Untuk memudahkan, kami akan mengilustrasikan sebuah taruhan mix parlay kombinasi 3 laga. Mengapa 3 laga? Karena biasanya itulah syarat minimal untuk taruhan mix parlay. Agen Bola Apakah bisa kita aplikasikan menjadi 5 atau bahkan 10 laga? Tentu saja bisa. Silakan Anda pelajari kembali dan lakukan analisa. Untuk contoh kali ini kita hanya menggunakan 3 laga saja.

Perhatikan! Misalnya ada laga-laga seperti di bawah ini:
Manchester City -0.5 Hull City
Hamburger +1.5 Borussia Dortmund
Read Madrid -0.5 Sevilla

Kita memilih atau bermain untuk klub-klub yang diunggulkan yang memberikan voor yakni: MCity, Dortmund dan Madrid. Kita anggap total odds pembayaran mix parlay secara umum untuk 3 laga tersebut adalah 6x. Jika bet Rp 1 juta maka akan memenangkan Rp 6 juta dengan catatan tidak ada yang gagal dari ketiga laga tersebut. Misalnya skornya seperti ini:

Manchester City 2 – 1 Hull City
Hamburger 0 – 3 Borussia Dortmund
Read Madrid 2 – 2 Sevilla

Ini berarti taruhan mix parlay kita kalah. Mengapa? Karena kita kalah di Madrid. Padahal kita menang di MCity dan Dortmund. Mestinya harus jadi duit malah kehilangan duit. Sampai di sini Anda menangkap maksud kami? Itulah gunanya teknik asuransi ini. Untuk mencegah hal-hal buruk terjadi. Meski Madrid kalah atau menang, kita tetap meraih untung. Mantap kan?

Kriteria Penerapan Teknik Betting Asuransi Mix Parlay

Untuk bisa menjalankan teknik ini, ada beberapa kriteria yang harus kita perhatikan. Harap dipahami baik-baik. Ada empat syarat utama yakni:

  • Pasaran voor handicap haruslah yang memiliki 1/2 bola.
  • Waktu bertanding ketiga laga tersebut harus berbeda-beda.
  • Laga pertama harus lolos.
  • Punya modal cadangan 3x untuk betting asuransi.

Mengapa harus memilih handicap 1/2 bola? Supaya apapun hasil laga tersebut, secara pasti kita mempunyai dua pilihan yakni: menang atau kalah. Misalnya voor 0.5 atau 1.5, mau skornya (2 – 0), (1 – 0), (0 – 0), (2 – 2), (0 – 1), dst.. pasti ketahuan menang atau kalah. Beda misalnya jika kita mengambil yang voor penuh 1 bola. Jika skornya (1 – 0) atau (2 – 1) hasilnya masih bisa seri alias draw. Jika ada yang seri maka kita tidak bisa lagi menjalankan teknik asuransi ini dengan maksimal. Sampai di sini apakah Anda mengerti? Intinya harus yang 1/2 bola baik itu voor 0.5, 1.5 atau 2.5, dst. Pokoknya yang ada 55nya gitu.

Bagaimana dengan voor yang ada 1/4 atau 3/4-nya? Sebenarnya bisa-bisa saja namun berhubung kita ingin menjalankan dengan maksimal, kita kesampingkan dulu yang voor 1/4 atau 3/4. Sebab voor 1/4 atau 3/4 bola bisa kalah menang separuh. Kurang maksimal. Anda bisa pelajari lebih lanjut sesuai dengan kreativitas Anda jika ingin mengembangkan untuk kedua pasaran bola ini.

Sekarang masalah waktu bertanding. Mengapa harus berbeda? Supaya kita bisa mengetahui atau mengikuti step by step apakah pilihan kita sudah menang atau kalah. Kita amati laga per laga hingga laga terakhir. Berhubung waktunya yang berbeda-beda maka perlu selalu diingat jangan sampai laga terakhir (3) berada di jam-jam subuh dini hari atau terlalu larut malam. Takutnya keburu kita tidur atau ngantuk. Begitu besok bangun pagi rupanya Madrid kalah. Apes kan? Kecuali Anda memang kuat bergadang atau khusus bergadang demi nonton bola.

Laga pertama harus lolos sudah sangat jelas. Jika laga pertama gagal maka sudah pasti gagal semuanya. Taruhan mix parlay tidak boleh ada pilihan yang gagal sama sekali. Kalau draw sudah tidak memungkinkan karena kita memilih yang 1/2 bola. Pastikan laga pertama adalah pilihan prediksi terbaik, terjitu dan terakurat. Tempatkan laga pertama adalah laga dengan probabilitas prediksi terbaik untuk menang.

Modal cadangan atau saldo bet harus selalu tersedia sehingga kita bisa mengasuransikan pilihan kita ini. Untuk bisa mengasuransikan taruhan mix parlay 3 laga senilai Rp 1 juta, minimal saldo yang masih ada di bet setidaknya harus tersisa Rp 3 juta lagi. Kita kesampingkan dulu uang kei. Yang kita maksud dengan uang kei ini adalah untuk laga asuransinya yang akan dijelaskan di bawah ini.

Contoh Praktek Asuransi Mix Parlay

Biar bisa dipahami dengan jelas, kita ilustrasikan tiga laga seperti di atas dengan tambahan waktu bertanding.
18.45 Manchester City -0.5 Hull City
21.00 Hamburger +1.5 Borussia Dortmund
02.00 Read Madrid -0.5 Sevilla

Misalnya betting mix parlay 3 laga pilihan yaitu: MCity, Dortmund dan Madrid dengan nilai odds 6x. Bet Rp 1 juta maka menang Rp 6 juta. Aturan 1/2 bola sudah terpenuhi berikut juga jam bertanding yang berbeda-beda sudah terpenuhi. Setelah itu kita mulai menunggu hasilnya dengan perasaan dag dig dug. Rupanya skor laga pertama adalah:
18.30 Manchester City 2 – 1 Hull City

Manchester City menang. Lolos kriteria ketiga yakni laga pertama harus sukses. Tersisa dua laga lagi. Sampai di sini apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan berdiam diri saja? Jika tidak menggunakan teknik asuransi, kita hanya menunggu saja atau langsung tidur dan berharap dua laga berikutnya menang sehingga kita membawa pulang uang Rp 6 juta. Tetapi bagaimana jika Dortmund atau Madrid kalah? Sudah pasti hilang Rp 1 juta tersebut.

Pada saat kita sudah yakin MCity bakalan menang, kita langsung bet Hamburger Rp 1 juta dengan saldo yang tersisa. Inilah yang dinamakan teknik asuransi mix parlay. Sampai di sini mungkin ada yang bingung: mengapa harus bet Hamburger? Bukankah berlawanan dengan pilihan mix parlay Borussia Dortmund? Benar sekali terlihat berlawanan dan inilah fungsinya asuransi. Mencegah kejadian terburuk.

Bagaimana jika tiba-tiba Dortmund kalah misalnya skor akhir 1 – 0 untuk Hamburger? Atau Dortmund menang bola tetapi kita kalah duit seperti skornya (0 – 1) atau (1 – 2)? Sudah pasti taruhan mix parlay kita gagal. Tetapi jika kita bet Hamburger Rp 1 juta berarti kita sudah mengunci posisi. Mau Dortmund kalah atau menang, kita pasti aman. Jika laga Dortmund gagal, kita memenangkan kembali uang mix parlay kita yang Rp 1 juta. Judi Bola Jika Dortmund lolos, artinya kita terus melangkah ke Rp 6 juta. Sampai di sini paham?

Sekarang katakanlah skor laga kedua:
21.00 Hamburger 0 – 3 Borussia Dortmund

Dortmund lolos. Berarti tinggal sisa satu laga terakhir. Sampai di sini kita sudah kehilangan Rp 2 juta (mix parlay + Hamburger). Namun tenang sebab kita masih ada Rp 6 juta menunggu. Apa yang harus kita lakukan? Sudah pasti kita harus melakukan bet Rp 2 juta untuk Sevilla. Dengan begitu kita sudah mengamankan posisi. Madrid lolos atau gagal, kita tetap aman. Jika Madrid gagal, kita impas. Menang Sevilla Rp 2 juta untuk menutup mix parlay Rp 1 juta + Hamburger Rp 1 juta. Tidak kalah tidak menang. Sebaliknya jika Madrid lolos artinya kita surplus Rp 2 juta. Menang Rp 6 juta – Rp 4 juta (mix parlay + Hamburger + Sevilla). Sampai di sini paham?

Itulah yang dinamakan teknik meraih untung dengan mengasuransikan betting mix parlay. Silakan dipelajari kembali dan dipraktekkan.

author
Author: 

    Leave a reply "Teknik Mengasuransikan Taruhan Mix Parlay"